Sunday, October 12, 2008

Kita sudah diundang


Misa hari Minggu, 12 Oktober 2008 berlangsung meriah dipimpin Pastor Varalta didampingi pak Tjoanto dan Pak Anton sebagai prodiakon, serta Ibu Del, Pak Damanik dan Togi Sipayung sebagai pembaca dan pemazmur.


Seperti minggu-minggu sebelumnya, sebagian besar peserta misa adalah anak-anak kecil. Dalam kotbah hari Minggu, pastor Varalta menyampaikan 3 hal utama:



  • Kita semua telah menerima undangan Yesus

  • Hari Pangan Sedunia

  • Masalah anak-anak

Kita semua telah diundang Tuhan Yesus untuk hadir dalam pestanya, dan pilihan untuk menanggapi ada di diri kita masing-masing. Bebas untuk memilih tanggapan yang akan diberikan, apakah kita memilih untuk tidak menanggapi undangan Tuhan, apakah kita memilih untuk menanggapi undangan Tuhan dengan seenak kita sendiri, datang dengan seadanya, atau kita dengan sungguh-sungguh datang menanggapi undangan Tuhan, dengan berbekalkan semua hal baik yang diinginkan Tuhan, semua hal yang disenangi Tuhan, dengan segala hal-hal baik yang kita lakukan dalam hidup kita. Melalui gambar yang ada di text misa hari ini, pastor Varalta memberikan contoh, apakah kita akan seperti dua orang yang diusir dari pesta karena tidak berpakaian layak, ataukah kita akan berada di luar pesta, dan Tuhan akan mengundang orang-orang lain, ataukah kita menjadi orang-orang yang bahagia yang menikmati pesta Tuhan. Tuhan memberi kebebasan sepenuhnya kepada kita untuk memilih.

Hari ini diperingati sebagai hari pangan sedunia, dan pastor Varalta mengajak umat Rumbai untuk memberi perhatian kepada sesama di sekitar yang memerlukan bantuan dalam hal yang sangat mendasar ini.

Untuk masalah anak-anak, Pastor Varalta mengingatkan bahwa minggu depan anak-anak se paroki akan berkumpul untuk memperingati hari misioner anak-anak. Perhatian yang lebih serius kepada anak-anak yang masih polos, perlu dilakukan oleh umat Rumbai.

Salam hari minggu.


Thursday, October 9, 2008

Doa Rosario di Rumah mas Widi - Minas


Kamis malam, 9 Oktober 2008, umat Minas melakukan acara doa Rosario di rumah keluarga Mas Widi dan Mbak Inung.

Kegiatan dimulai jam 7.15, dimana mas Widi dan mas Carlo menjemput para warga dari luar camp yang akan hadir di acara doa rosario.

Sekitar 50 warga hadir, termasuk beberapa keluarga dari Rumbai ikut memeriahkan acara doa rosario. Dari 50 orang yang hadir, sebagian besar anak-anak kecil, baik putra maupun putri.

Acara doa dipimpin mas Widi, mulai dari lagu pembukaan, doa pembukaan, doa rosario peristiwa terang, litani santa Maria dan doa Umat.

Acara doa berakhir sekitar pukul 08:15, dan dilanjutkan doa syukur atas hidangan yang disediakan keluarga oleh bapak Situmorang, dan makan bakso bersama...uenakkkkkk tenan.

Wednesday, October 8, 2008

Doa Rosario - Oktober 2008




Setiap hari Rabu sore, selama bulan Oktober 2008, di gereja diadakan doa rosario yang dimulai pada pukul 17:30 selama kurang lebih 30 menit.

Walau hanya diikuti sekitar 30 anggota gereja, namun kegiatan ini sangat berarti bagi para pencinta Bunda Maria.

Untuk hari Rabu sore, 8 Oktober 2008, acara doa yang dipimpin oleh tiga orang pelajar SMP, yaitu Rangga, Chela dan Enggar, diperkenalkan juga Doa

Angelus atau Doa Malaikat Tuhan.


Angelus/Malaikat Tuhan

Selama lebih dari 700 tahun, sebagian besar umat Katolik Roma mempunyai kebiasaan untuk mengucapkan serangkaian doa tiga kali dalam sehari. Rangkaian doa tersebut dikenal dengan “Doa Angelus” atau “Doa Malaikat Tuhan” Angelus didaraskan pada jam 6 pagi, jam 12 siang dan jam 6 petang.

Nama Angelus diambil dari kata pertama dalam doa tersebut dalam bahasa Latin, artinya “Malaikat”. Beginilah bunyinya: Angelus Domini nuntiavit Mariae atau Malaikat Tuhan menyampaikan kabar kepada Maria.

Doa Angelus mungkin adalah suatu cara bagi umat beriman untuk berdoa bersama seperti dalam Breviary atau Ofisi, yaitu doa yang didoakan oleh para imam dan para anggota komunitas suatu Ordo Religius. Umat yang tidak dapat membaca, dapat menghafalkan doanya.

Dalam Doa Angelus, biasanya satu orang akan mengucapkan suatu kalimat dan yang lain akan memberikan tanggapan. Mengapa tidak mulai mendoakannya bersama dengan keluargamu sebelum berangkat ke sekolah atau pada saat makan malam?
Bapa Suci sendiri memimpin umatnya berdoa Angelus setiap hari Minggu siang.

Beginilah doanya:

Pemimpin: Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan, bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.
Tanggapan:Salam Maria…

Pemimpin:Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu.
Tanggapan: Salam Maria…


Pemimpin: Sabda sudah menjadi daging, dan tinggal di antara kita.
Tanggapan: Salam Maria…

Pemimpin:Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah.
Tanggapan:Supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Pemimpin:
Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami.
Amin.

sumber : News For Kids, Rm Richard Lonsdale; Catholic1 Publishing Company; www.catholic1.com
disesuaikan dengan buku Puji Syukur; Komisi Liturgi KWI
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Fr. Richard Lonsdale.”